Mendadak jadi pengamat!

Semakin hari semakin banyak orang-orang yang mengambil posisi sebagai “pengamat”. Padahal para “pengamat” ini hanya bermodalkan berita dari media sosial dan bermodalkan bahasa untuk menerjemahkan berita dari media asing.

Nonton bola sebentar, komen. Lihat pasangan capres dari media, komen. Lihat hasil quick qount, komen. Lihat permasalahan suatu negara dari TV, komen. Ringan mulut. Sebenarnya, kalau komentarnya bernafas positif sah-sah saja. Namun kenyataannya, komen-komen tersebut lebih banyak berisi hal-hal yang kurang enak dibaca bahkan terkadang sangat provokatif. Seolah sang “pengamat” lebih tahu dari intelijen.

Tidak hanya itu, parahnya lagi, banyak “pengamat” yang membuktikan dirinya pengecut dengan membuat akun anonim sehingga dia lupa kalau “pembunuhan” yang dia lakukan tetap akan dipertanggungjawabkan. Bukan su’ zhan, tapi keliatan sekali niatnya memang untuk memecah belah orang yang ada di sekelilingnya.

Lebih kasihan lagi bagi mereka yang mudah percaya terhadap apa yang disampaikan “pengamat” tersebut. Persis seperti “Baling-baling di atas bukit”. Kemana angin kencang, ke sana dia ikut.

Saya jadi teringat pesan dari Syekh Sayyid Syaltut. Beliau mengatakan bahwa tidak selayaknya bagi orang-orang yang menyandang status mulia sebagai penuntut ilmu dengan mudahnya memberi komentar sebelum meneliti suatu masalah. “Telitilah suatu masalah secara detail dan menyeluruh,” kata beliau dengan lantang. Dan hal ini yang memang kita butuhkan saat ini. Terlebih setelah menjamurnya media sosial sehingga siapapun dengan mudah bisa memberikan komentar.

Memang banyak diam lebih bagus. Diam bukan berarti tidak tahu, diam bukan berarti bodoh karena memang siapa yang tidak mampu berkata tentang suatu hal yang baik maka kewajibannya adalah diam.

Semoga kita lebih hati-hati !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s