KMM Guncang Masisir

banner acara HUT KMMPagi itu, Ahad 21 April 2013 para panitia Gebyar HUT KMM ke-56 mulai berangkat ke auditorium Shalah Kamil sambil membawa peralatan yang dibutuhkan. Meski acara akan dimulai beberapa jam lagi, para panitia  tetap komitmen untuk mempersiapkan acara seawal mungkin dan  sematang mungkin, karena acara tersebut membawa nama Minangkabau  ke ranah Masisir (mahasiswa Indonesia di Mesir).

KMM Mesir  (Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau di Mesir)  merupakan organisasi  bersifat kedaerahan tertua yang ada di ruang lingkup masisir. KMM Mesir sendiri  didirikan pada tahun 1957.  Untuk saat ini, KMM Mesir dinakhodai oleh Muhammad Syukron. Acara yang bertema Mahimpun Nan Taserak, Basamo Mambangkik Batang Tarandam dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh Muhammad Raiham Mustaqim. Setelah Raihan turun dari pentas, acara tersebut dilanjutkan dengan tari pasambahan.

Tari Pasambahan sendiri merupakan tari tradisional Minangkabau yang dilakukan sebagai ungkapan selamat datang dan penghormatan kepada tamu istimewa. Dalam tarian tersebut, para tamu yang seharusnya disuguhi carano berisi sirih, kali ini diganti dengan buah stroberi karena daun sirih tidak tumbuh di Mesir.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemutaran video yang dibuat oleh panitia. Dalam video tersebut di antaranya  ditampilkan keindahan Ranah Minangkabau seperti keindahan Ngarai Sianok. Sontak, tayangan tersebut menyihir para penonton yang menyaksikannya, terutama urang awak,  terhanyut dalam lembaian Ranah Bundo. Tentu saja video tersebut membuat mereka jadi takana jo kampuang.

Selesai dengan pemutaran video, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua panitia, ketua KMM Mesir, presiden PPMI Mesir, dan terakhir  kata sambutan dari KBRI Kairo yang diwakili oleh Dr. Fahmy Lukman M.Hum., Atase Pendidikan KBRI  Kairo yang baru bertugas di Mesir.

Dalam sambutannya, Dr. Fahmy mengulas tema yang diangkat dalam acara tersebut. Ia menyampaikan bahwa untuk  basamo mambangkik batang tarandam sangat dibutuhkan cara berfikir yang benar atau yang sering disebut dengan Positif Thinking.

Pria kelahiran Padang itu juga mengungkapkan bahwa ia sangat terharu dengan video yang ditampilkan pada awal acara. Ia mengatakan bahwa meski baru tiga minggu yang lalu meninggalkan Ranah Minang, tapi rasa rindu itu tetap masih membekas dalam hatinya.

Di akhir sambutannya, pria yang memiliki darah Surantiah itu berpesan agar para mahasiswa jangan terlalu lama kuliah di Mesir sebab masyarakat Minangkabau sangat menanti kehadiran mereka kembali sebagai duta dari Al-Azhar. Setelah selesai melemparkan salam penutup, Dr. Fahmy turun dari pentas sambil diiringi oleh musik saluang. 

Dr. Fahmi sampai di tempat duduknya. Saluang pun berhenti bersiul. Beberapa detik kemudian, Ahmad Budiman yang bertindak sebagai MC, membacakan pantunnya:

 

Pai ka pasa mambali ikan

Sasudah dibali, ikan dimakan

Tadi kito lah pueh jo sambutan-sambutan

Kini saatnyo menyaksikan penampilan-penampilan

 

Seketika itu juga,  para penonton bergemuruh sambil bertepuk tangan.  Tidak hanya itu, Jasriwaldi yang juga bertindak sebagai MC, juga menyapa para penonton yang bukan dari Minangkabau seperti berasal dari Jawa. Sambil berseloroh, Jasri mengatakan, “Sepertinya di sini banyak orang jawa nih, ada Jakarta, Cirebon, Bandung…”

Sekonyong-konyong, mereka yang bukan orang Jawa, seperti Sunda dan Betawi, berontak karena dipanggil orang Jawa. Meski berontak, mereka tetap tertawa dengan sebutan tersebut. Suara tawa pun kembali membahana memenuhi setiap sisi Auditorium Shalah Kamil pada malam itu.

Selain menyapa penonton yang dari pulau Jawa, kedua MC juga menyepa penonton yang berasal dari Aceh. Meski ada kesalahan pelafalan, hal tersebut tidak luput dari tawa penonton.

Kemudian MC juga menyapa penonton yang datang dari Sulawesi dengan bahasa Makassar, “Apa karebak,” ujar Budiman. Pada saat itu, jawaban dari orang Sulawesi terhimpit oleh suara tawa  yang membahana. Lalu Budiman pun menjawab pertanyaan tersebut dengan menghubungkannya dengan bahasa Minang, “Abak siaik-siaik se…” Suara tawa pun kembali pecah dan membahana.

Setelah selesai menyapa penonton, MC memanggil  Yahdi dan Rahmad, yang berperan sebagai Ajo jo Uan. Mereka pun menyihir penonton dengan beberapa buah lagu Minangkabau. Tak henti-hentinya, suara tepuk tangan terus bergemuruh menghiasi acara Gebyar tersebut.

Selain penampilan lagu Minang, para penonton juga dihibur dengan penampilan dari anak-anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), Silek minang,  Tari Indang, Puisi dari Forum Lingkar Pena (FLP) Mesir, dan Najwa Nasheed. Di samping  itu, acara gebyar tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian angklung yang dibawakan oleh mahasiswa dari Keluarga Paguyuban Masyarakat Jawa Barat (KPMJB). Mereka pun juga ikut membawakan lagu khas Minangkabau berjudul  ayam den lapeh.

Di penghujung acara,ketua panitia, Rendiyan Saputra membacakan hasil pemenang rentetan perlombaan  HUT KMM Mesir yang diadakan mulai dari beberapa minggu yang lalu. Tampil  sebagai juara VI putra, kontingen  dari Kabupaten 50 Koto dan Kota Payakumbuah.  Juara V putra diraih oleh kontingen dari Kabupaten Agam dan Kota Bukitinggi. Untuk juara IV putra diraih oleh kontingen dari Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk juara III putra diraih oleh  Solok, Sijunjung, Dharmasraya. Lalu untuk juara II putra diraih oleh kontingen dari Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang. Untuk juara I putra diraih oleh gabungan dari kontingen Pariaman, Padang Pariaman, Pasaman, dan Pasaman Barat.

Sementara itu untuk putri, juara VI diraih oleh kontingen dari Kabupaten 50 Koto dan Kota Payakumbuah. Juara V diraih oleh Kabupaten  Agam dan Kota Bukittinggi. Juara IV diraih oleh kontingen dari Kota Padang dan Pesisir Selatan. Untuk juara III diraih oleh Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang. Untuk juara II diraih oleh gabungan dari kontingen dari Solok, Sijunjung dan Dharmasraya. Sementara untuk pemuncak diraih oleh kontingen Pariaman, Padang Pariaman, Pasaman, dan Pasaman Barat.

Selain menyebutkan pemenang lomba dalam ruang lingkup warga KMM, Rendi juga menyebutkan pemenang dari perlombaan yang diadakan dalam ruang lingkup masisir seperti lomba basket, tenis meja, tahfizul quran, dan futsal. Sambil penyerahan hadiah, lagu Minang pun terus mengudara hingga akhir acara.

Acara yang dihiasi dengan miniatur Jam Gadang tersebut tersebut merupakan acara HUT KMM pertama yang dilangsungkan di Auditorium Shalah Kamil di sepanjang sejarah KMM Mesir.  Oleh sebab itu, banyak yang tidak menyangka bahwa acara tersebut akan semeriah itu. Seperti komentar dari Ketua ICMI Orsat Kairo, Fakhri Zakirman mengatakan, “Acara kreatif, peserta antusias, tema mengena dan Jam Gadangnya menarik. “

Sementara itu, salah seorang warga Jakarta, Ikrima menuturkan, “Acara semalam itu seru banget, sebab ane yg selaku bukan orang Minang tulen jadi bisa merasakan bagaimana Ranah Minang itu. Apalagi dengan adanya slide show, Minangkabau di situ berasa banget kayak kita lagi holytour ke Minang.”

Sementara itu,  Zulfi Akmal, warga Minang yang sedang menyelesaikan kuliah S 3 di Al-Azhar Mesir mengatakan, “Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada pengurus KMM, panitia dan seluruh pihak yang sudah menyukseskan serta memeriahkan acara HUT KMM ke-56.Kami pribadi tidak mengira acaranya akan sebagus itu. Ternyata KMM memiliki potensi yang sangat luar biasa. Tinggal satu pertanyaan yang harus dijawab dengan pengembangan diri untuk masa yang akan datang: KAMA SAJO SALAMO KO?Dengan adanya acara semalam, mudah-mudahan membangkitkan kembali geliat gerakan KMM ke depan, sehingga kelesuan dari kegiatan pada beberapa masa belakangan ini bisa terobati.”

Tampaknya, acara tersebut merupakan acara paling meriah yang pernah diangkat oleh KMM Mesir. Selain karena pesertanya yang membludak hingga melebihi 300 orang, acara tersebut juga merupakan acara HUT kekeluargaan pertama yang pernah diadakan di Shalah Kamil.

Galeri Foto Acara HUT KMM Mesir ke-56

Iklan

4 thoughts on “KMM Guncang Masisir

    • silakan mas. tapi saran saya lebih baik antum copy yang dari wall fb saya (Ahwazy Anhar) karena ukuran yang di fb lebih jelas dan lebih besar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s